Symptoms of Spiritual Awakening
15:14Found these symptoms on Pinterest, I'm triggered to post this on my own personal blog. The reason is to remind myself of the process I'd go through, as well to inform you guys what'll happen once you are beginning your spiritual journey. This may happen in random order. Plus, I'm gonna translate them in Indonesian for my readers to understand better. Recheck these symptoms with your own experience:
![]() |
| via theawakenedstate |
1. Melihat / Merasakan Energi
- Melihat pendaran cahaya dalam jangkauan penglihatan
- Cahaya berkelebat
- Sensasi gatal, menusuk, atau geli
- Sensasi berdebar, gemetaran, atau berkedut
- Pelacakan/gambaran terhadap suatu benda atau orang
- Sensasi merinding atau bergetar dari kepala sampai kaki
- Kehangatan yang tak bisa dijelaskan pada tangan atau kaki
- Melihat warna pada frekuensi (udara)
![]() |
| via theawakenedstate |
2. Pergolakan Emosi
Anda akan merasakan perubahan dua polar emosi yang ekstrem dari euforia ke depresi seakan Anda merasakan bahwa emosi ada di luar kendali Anda. Ini adalah hasil dari perubahan hormonal Anda melalui sistem endokrin.
![]() |
| via theawakenedstate |
3. Krisis Identitas
Terjadi sebuah pengasingan diri dimana Anda tidak lagi memahami diri Anda, siapa Anda, apa jalan hidup Anda, atau realitas itu sendiri. Ini adalah esensi dari penguraian, ada sebuah ketakutan mendalam kalau Anda tidak bisa menghadapi realitas materi (nyata) karena semua orang di sekitar Anda masih terjebak dalam ilusi. Ini adalah awal dimana ego mulai kehilangan pegangannya terhadap kesadaran Anda.
![]() |
| via theawakenedstate |
4. Dorongan Untuk Berkarya
Anda ingin menjajal segalanya secara kreatif: memasak, mendekorasi, seni, musik, dll. Salah satu contoh Pencerahan adalah Anda jadi lebih selaras dengan alam bawah sadar Anda dan melepas pikiran pada daya imajinasi.
Kita menciptakan realitas kita sendiri dengan kekuatan pikiran kita; ini adalah tanda dari Semesta untuk mulai berkarya baik secara harfiah maupun kiasan.
![]() |
| via theawakenedstate |
5. Kegelapan Malam Jiwa
Kegelapan malam pada jiwa adalah bagian alami dari Pencerahan; proses terkelupasnya kulit lama kita. Kita merasakan ketidakmampuan untuk terhubung karena Semesta meminta kita untuk melihat ke dalam dan mempertanyakan diri sendiri, realitas kita, dan tujuan kita di sini.
Sebuah katalis yang memicu kehancuran ego sebagaimana alam bawah sadar kita menerobos keluar.
![]() |
| via theawakenedstate |
6. Selaras Dengan Peristiwa Langit
Ketika Kesadaran kita berubah, kita jadi lebih selaras dengan frekuensi dan - pada gilirannya - frekuensi Bumi. Ketika kita lebih sadar kita mulai memperhatikan pola halus terutama dalam fase bulan dan penyesuaian bintang-bintang (astrologi). Karena semuanya terhubung melalui efek riak, kita jadi sangat terpengaruh selama peristiwa ini.
![]() |
| via theawakenedstate |
7. Peningkatan Kemampuan Batiniah
Ketika kita Tercerahkan, indera kita tidak hanya jadi lebih peka tapi intuisi Anda juga membimbing Anda melakukan hal-hal yang sebelumnya tak pernah Anda bayangkan.
Anda mulai mendengarkan insting; penyesuaian atau pola jadi sulit untuk diabaikan; Anda mulai bisa memprediksi peristiwa sebelum terjadi; mengetahui hal-hal sebelum Anda sendiri tahu; mimpi Anda punya makna dan memberi tanda; dan Anda terhubung.
![]() |
| via theawakenedstate |
8. Ingatan Masa Lampau
Ingatan jangka panjang masa lalu Anda kembali. Selama ini ingatan ini terkubur dalam di Rancang Agung jiwa (soul blueprint) tentang siapa kita dalam berbagai masa kehidupan. Ingatan ini bisa kembali dalam bentuk kilasan balik, penglihatan, lamunan, atau potongan dari masa lampau. Ingatan ini begitu jelas dan nyata sehingga membuat Anda kebingungan karena Anda menyadari hal itu tidak berasal dari kehidupan yang Anda jalani sekarang.
![]() |
| via theawakenedstate |
9. Kilasan Ke Realitas Lain
Perasaan seakan Anda sedang hidup di realitas ganda secara bersamaan atau kehidupan paralel. Waktu jadi lebih cair karena masa lampau, masa kini, dan masa depan menyatu. Anda merasa seakan sedang berjingkat di antara banyak dunia atau bergerak dalam beberapa realitas berbeda secara sekaligus. Biasanya ini diikuti perasaan disoreintasi karena tidak membumi pada fisik karena Anda sedang membuka diri Anda ke garis waktu berbeda dalam mengartikan realitas.
![]() |
| via theawakenedstate |
10. Melihat Bentuk Asli Orang Lain
Ini seperti konsep cermin yang bisa melihat pantulan orang lain mengenai kehidupan masa lampaunya melalui aura energi mereka. Sebagaimana kita semakin kuat kadang kita bisa melihat kekasih atau bahkan orang asing dengan wajah berbeda yang membuat sesuatu dari kehidupan masa lampau atau kehidupan paralel mereka mendatangi kita.
![]() |
| via theawakenedstate |
11. Kecemasan / Serangan Panik
Arus energi dalam diri Anda bisa begitu berlimpah saat ego kehilangan pegangannya, dan ini bisa membuat otak Anda bekerja lebih cepat dari tubuh dan membuat situasi yang disebut konsep 'pemikiran lubang hitam'.
Persepsi Anda berubah dan dengan itu muncul keinginan untuk jatuh pada roda pemikiran masa lampau dan masa depan, yang bisa membuat Anda ketakutan dan kehilangan.
![]() |
| via theawakenedstate |
12. Tidak Ada Getaran Rendah
Ada sebuah keinginan dari dalam untuk membuat Anda dikelilingi oleh orang-orang dengan pemikiran serupa dan hubungan yang sehat. Anda sudah tidak bisa lagi menolerir lingkungan dengan getaran rendah, perilaku dualitas, atau hubungan tak sehat yang beracun. Tubuh Anda ingin pergi dari konsep dualitas tiga dimensi sepenuhnya, karena sekarang Anda berada pada penyesuaian dengan energi yang lebih tinggi dengan paradigma baru.
![]() |
| via theawakenedstate |
13. Sinkronisitas Cepat
Penyesuaian mulai meningkat dengan cepat, angka tertentu mulai menghantuimu, biasanya 11:11, 12:12, 111, 333, 444, 555, 666, 777.
Anda mulai mengalami deja vu, mimpi Anda mulai berbentuk, atau ada simbol pola dasar (archetype) yang muncul dalam hidup Anda. Alam bawah sadar ini sangat kuat, simbol-simbol ini bekerja dengan cara yang mirip psikologi analitik dari Carl Jung. Simbol-simbol ini membantu menyadarkan kita.
![]() |
| via theawakenedstate |
14. Kejelasan Komunikasi
Anda merasa lebih selaras dengan mendengarkan kesunyian. Anda bukan jadi gila tapi Anda merasakan keinginan untuk berbicara dengan 'suara dari dalam' ini atau mendengarkan kesunyian. Banyak yang mengalami perjumpaan dengan roh pembimbing atau berkomunikasi dengan malaikat dengan cara seperti ini. Keterhubungan menjadi hal bawaan dan alami bagi kita sebagaimana kita membuka diri kita sebagai saluran penerima ke dunia roh.
![]() |
| via theawakenedstate |
15. Pelebaran Waktu
Konsep bagaimana kita melihat waktu jadi berubah sepenuhnya. Kita beroperasi dari persepsi indera yang lebih menyatu antara masa lampau-masa kini-masa depan. Waktunya adalah sekarang. Kesadaran Anda berjuang untuk tetap pada pola pikir masa kini. Waktu tidak terasa seperti punya struktur lagi; segalanya sangat cair.
![]() |
| via theawakenedstate |
16. Sirkuit Pendek Otak Kiri
Kesadaran adalah melewati proses penyambungan kembali jadi semua yang beroperasi di belahan otak kanan kita lebih tersorot. Ini artinya empati, ingatan spasial, kemampuan batiniah, dan kemampuan Anda mengalami penglihatan akan lebih kuat. Sementara itu fungsi otak kiri akan mundur dan melemah.
Otak berkabut. Ingatan berdatangan kembali. Tidak bisa fokus.
![]() |
| via theawakenedstate |
17. Merasa Tidak Terhubung
Kesadaran Anda menginginkan Anda mencari jawabannya ke dalam. Sebagaimana frekuensi Anda berpindah, ketertarikan dan hubungan Anda berganti, Anda menarik hal-hal sebagaimana Anda adanya. Persahabatan dan hubungan lama Anda akan pupus dan Anda menginginkan hubungan yang lebih sesuai secara jiwa. Kita sedang melepaskan ikatan karma dari keluarga jiwa kita. Kadang kita harus melepaskan orang-orang dalam rangka bertumbuh dan berevolusi.
![]() |
| via theawakenedstate |
18. Melihat Ke Dalam
Ini bisa jadi keinginan untuk bermeditasi yang datang tiba-tiba, bicara pada diri sendiri, atau jadi lebih mawas diri dengan pemikiran Anda daripada mengemukakan opini Anda setiap saat. Pada dasarnya Anda jadi lebih telepatis dan selaras dengan persepsi pikiran dunia di sekitar Anda. Anda menjadi pemerhati pemikiran dan perasaan Anda, jadi penonton di antara dunia-dunia.
![]() |
| via theawakenedstate |
19. Saat-Saat Penuh Kegembiraan
Begitu Terbangun, Anda merasa lebih damai dengan diri Anda sendiri dan realitas Anda. Hal ini menciptakan saat-saat kebahagiaan dan euforia.
Anda jadi bisa melihat jelas di balik ilusi dari keterpisahan dan tahu bahwa Anda tidak pernah sendiri.
Kita semua dipimpin oleh Semesta di dalam diri.
Rahayu.
Namaste.























0 comments